Kamis, 26 Februari 2009

Pengelolaan Laboratorium

Pengelolaan Laboratorium

Oleh Aji Widyanto
3315080184
Pendidikan Kimia Reguler 2008


Pengelolaan merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal dengan memperhatikan keberlanjutan fungsi sumber daya. Henri Fayol (1996: 86) menyatakan bahwa pengelolaan hendaknya dijalankan berkaitan dengan unsur atau fungsi-fungsi manajer, yakni perencanaan, pengorganisasian, pemberian komando, pengkoordinasian, dan pengendalian. Sementara Luther M. Gullick (1993:31) menyatakan fungsi-fungsi manajemen yang penting adalah perencanaan,pengorganisasian, pengadaan tenaga kerja, pemberian bimbingan, pengkoordinasian, pelaporan, dan penganggaran.

Dalam meliputi beberapa aspek yaitu sebagai berikut.

1. Perencanaan
2. Penataan
3. Pengadministrasian
4. Pengamanan, perawatan, dan pengawasan

Pengelolaan Laboratorium berkaitan dengan pengelola dan pengguna, fasilitas laboratorium (bangunan, peralatan laboratorium, spesimen biologi, bahan kimia), dan aktivitas yang dilaksanakan di laboratorium yang menjaga keberlanjutan fungsinya.


Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan menurut disiplin ilmunya, misalnya laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa.
laboratorium (informal, lab) adalah fasilitas yang menyediakan dikontrol dalam kondisi yang riset ilmiah, eksperimen, dan pengukuran dapat dilakukan.. Judul laboratorium juga digunakan untuk beberapa fasilitas lain di mana proses atau peralatan yang digunakan adalah mirip dengan yang ada di laboratorium ilmiah. Hal ini khususnya meliputi:
• the film laboratory or darkroom film laboratorium atau kamar gelap
• the computer lab komputer lab
• the medical lab medis laboratorium
• the clandestine lab for the production of illegal drugs yang gelap laboratorium untuk produksi obat-obatan ilegal
Laboratorium ilmiah dapat ditemukan di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, industri, pemerintah atau militer fasilitas, dan bahkan kapal dan angkasa. Jlaboratorium mungkin menawarkan ruang untuk bekerja sama lebih dari satu sampai tiga puluh peneliti tergantung pada ukuran dan tujuan.
Istilah laboratorium akhir-akhir ini menjadi sangat luas, namun sebelum kita ikut menterjemahkan secara kebablasan maka kita lihat definisi menurut Procter, 1981. Laboratorium adalah tempat atau ruangan dimana para ilmuwan bekerja dengan peralatan untuk penyelidikan dan pengujian terhadap suatu bahan atau benda. Sedangkan menurut ISO/IEC Guide 2 1986, laboratorium adalah instansi/lembaga yang melaksanakan kalibrasi dan atau pengujian. Sementara Pengujian adalah kegiatan teknis yang terdiri atas penetapan, penentuan satu atau lebih sifat atau karakteristik dari suatu produk, bahan, peralatan, organisme, fenomena fisik, proses atau jasa, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dari difinisi tersebut maka dalam diskusi ini akan kita fokuskan pada laboratorium menurut definisi-definisi resmi tersebut diatas.
Dengan identitas yang seperti tersebut diatas tidaklah heran maka masyarakat di luar laboratorium benar-benar menganggap bahwa laboratorium adalah suatu tempat bak pengadilan untuk dapat membuktikan apakah sesuatu benar atau tidak, atau menghasilkan data yang pasti benar untuk mengambil keputusan dan seolah tidak dapat diajukan banding lagi. Keadaan ini membawa dampak yang positif maupun negatif. Positif, karena keadaan ini membuat laboratorium dapat bekerja dengan tenang dan penuh dedikasi dengan kepercayaan masyarakat yang tinggi. Negatif, bila keadaan ini membawa dampak laboratorium tidak pernah mendapat keluahan, kritikan dan saran sehingga banyak laboratorium yang tidak dapat menjaga kinerjanya tetap baik. Bahkan beberapa laboratorium atau personil laboratorium menjadi apa yang disebut Pseudoakademik.

Dalam pengelolaan laboratorium meliputi beberapa aspek yaitu sebagai berikut.

1. Perencanaan
2. Penataan
3. Pengadministrasian
4. Pengamanan, perawatan, dan pengawasan

Pengelolaan laboratorium berkaitan dengan pengelola dan pengguna, fasilitas laboratorium (bangunan, peralatan laboratorium, spesimen biologi, bahan kimia), dan aktivitas yang dilaksanakan di laboratorium yang menjaga keberlanjutan fungsinya.


Macam – macam Laboratorium


a. Laboratorium Pendidikan

Laboratorium yang digunakan untuk pendidikan terutama di sekolah tingkat SD , SMP, dan SMA. Laboratorium tersebut bisa digunakan untuk para siswa dan biasanya peralatan dan bahan yang digunakan hanya sederhana saja. Juga mudah untuk dibeli dan tidak terlalu mahal harganya. Semua peralatan yang berada di sekolah adalah milik negara/milik yayasan untuk sekolah yang berstatus swasta yang dipercayakan ke sekolah untuk dipergunakan dan dikelola sesuai program yang telah dibakukan dalam hal ini untuk kegiatan proses belajar mengajar



b. Laboratorium Riset

Riset atau penelitian sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistimatik, yang bertujuan untuk menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi fakta-fakta. Penyelidikan intelektual ini menghasilkan suatu pengetahuan yang lebih mendalam mengenai suatu peristiwa, tingkah laku, teori, dan hukum, serta membuka peluang bagi penerapan praktis dari pengetahuan tersebut. Istilah ini juga digunakan untuk menjelaskan suatu koleksi informasi menyeluruh mengenai suatu subyek tertentu, dan biasanya dihubungkan dengan hasil dari suatu ilmu atau metode ilmiah. Kata ini diserap dari kata bahasa Inggris research yang diturunkan dari bahasa Perancis yang memiliki arti harfiah "menyelidiki secara tuntas".

Menurut thefreedictionary.com yang dinamakan laboratorium riset ialah Laboratorium yang digunakan oleh para praktisi keilmuwan dalam upaya menemukan sesuatu atau meneliti suatu hal yang dibidanginya terutama dalam bidang sains.

Laboratorium yang digunakan oleh para praktisi yang berprofesi di bidangnya , misalnya para ilmuwan , professor atau mahasiswa yang berguna untuk riset atau penelitian yang diadakan untuk pemerintah , Negara , perusahaan atau pabrik.


Macam – macam laboratorium yang ada di Laboratorium proses

a. Lab. Rekayasa Reaksi Kimia & Konvensi Gas Alam
Peralatan utama: BET, Autosorb, FTIR, GC/MC,GC(TCD, FID), TPD, High pressure bench-scale reactor, Autoclave batch reakctor, Atmospheric and vacuum Fixed bed reactors, Water/Oil bath Refrigerator, Digital atmospheric furnace, pelletizer, Demineralizer/RO water treatment, multi-purpose tubular reactor, gas regulator.
b. Lab. Sistem Proses Kimia
Peralatan utama: DEC workstation, PC-IBM/compatible, laser printer, digital scanner,LAN system, visualization system, optimisation AI softwares.
c. Lab. Proses Separasi
Peralatan utama: Membrane (gas) apparatus, climbing evaporator, vacuum oven, gas-liquid absorption unit, batch distillation unit, molecular distillation unit, multiinjection bubbling column, ozone generator, vacuum pump, multivisual tester, controllable mechanical stirrer, gas regulator, Sohxlet extractor, thermo-controller, GC (FID), XRD.
d. Lab. Termodinamika, Energi & Lingkungan
Peralatan utama: AAS, electronic titrator, digital pH-meter, digital conductometer, digital thermometer, thermocontroller, portable GC (TCD), Vis/UV Spectrophotometer, liquid extraction apparatus, bomb calorimeter.

e. Lab. Bioproses
Peralatan utama: Anaerobic box, shaker, deoxygenator, tubular glass reactors, microscopes, incubator, pressurized vessel, centrifuge, electronic titrator, digital multimeter (DO,TCD)


c. Laboratorium Proses
Laboratorium Proses (Definisi)::
Laboratorium yang digunakan untuk melaksanakan penelitian tentang sesuatu proses pembuatan atau mengenai proses reaksi suatu zat tertentu, dengan tujuan :
• Pengembangan metode/teknik proses-proses kimia-fisika
• Pembuatan produk/bahan kimia dengan bahan baku bahan alam
• Memberikan nilai tambah terhadap bahan alam/agro-industri

Laboratorium dalam perguruan tinggi adalah unit dalam Jurusan Akademis sebagai :
1. Wadah /Rumah dosen-dosen yang memiliki bidang keahlian yang sama.
2. Tempat terjadinya proses analisis ilmiah dalam bidang ilmu tertentu.
3. Tempat terjadinya kegiatan dan interaksi antar dosen sebidang ilmu untuk menghasil-kan informasi-informasi baru tentang masalah tertentu dari sudut pandang ilmiah.
4. Kumpulan informasi ilmiah hasil analisis ilmiah yang akan berguna untuk bahan analisis masalah berikutnya.

5. Tempat yang dilengkapi perangkat alat-alat bantu analisis ilmiah dan perangkat alat-alat untuk menyimpan kumpulan informasi dan data ilmiah.
6. Bagi perguruan tinggi yang bermutu laboratorium menjadi bagian yang “di-kedepankan”, karena laboratoriumlah yang menghasilkan karya-karya ilmiah yang membanggakan, yang tak dapat dihasilkan oleh institusi lainnya.
7. Laboratorium juga bisa menjadi bagian dari suatu “Pusat Kajian”, yang ruang cakupan kajiannya lebih luas.
8. Yang terpenting: Laboratorium merupa-kan tempat kegiatan dan interaksi para ilmuwan untuk menemukan atau me-nyimpulkan sesuatu yang baru secara ilmiah.


Sumber :
www.p4tkipa.org/data/BAB%20I%20PENDAHULUAN.pdf
www.ps-s1-matematika.fmipa.ugm.ac.id/v2/index2.php?option=com_docman&task=doc_view&gid=19&Itemid=46
www.eng.unri.ac.id/.../manajemen.../MANAJEMEN%20PT%20(Slides)/MANAJEMEN%20LABORATORIUM/Manajemen%20Lab...
www.wikipedia.com
www.yourdictionary.com/laboratory


Belum puas juga

kritik and saran hub : ajiwidyanto@yahoo.co.id

0856117946x

0 komentar:

Mengenai Saya

Foto Saya
AJI WIDYANTO
berhubung saya lahir dengan tampan silahkan jadikan fotoku sebagai koleksimu dapatkan segara
Lihat profil lengkapku

dukung aji

http://i166.photobucket.com/albums/u89/ajiwidyanto/BANNER.jpg

band aji

band aji